Bangka Belitung : Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba dengan nilai barang bukti ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan 102 orang yang diduga terlibat, serta satu unit senjata api.

 

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor Sihombing, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil Operasi Antik Menumbing yang digelar sejak 9 Januari hingga 29 Januari 2026 di seluruh wilayah Bangka Belitung.

 

"Petugas mengamankan sabu-sabu seberat 1,4 kilogram. Selain sabu-sabu, diamankan juga ganja seberat 343 gram dan ektasi sebanyak 300 butir," kata Irjen Pol Viktor Sihombing, Sabtu (31/1/2026).

 

Selain narkotika, polisi juga menemukan satu unit senjata api yang diduga rakitan dari tangan salah satu pelaku. Senjata tersebut diamankan bersamaan dengan barang bukti lainnya saat operasi berlangsung.


Seluruh tersangka bersama barang bukti kini telah diamankan di Polda Bangka Belitung untuk menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, penanganan kasus kepemilikan senjata api dilimpahkan kepada Satuan Reserse Kriminal Polresta Pangkalpinang untuk proses hukum lebih lanjut.

 


Jakarta : Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran historis dan strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia, sejak masa penjajahan hingga mengisi kemerdekaan.

Muzani menyampaikan bahwa NU genap berusia satu abad dan bahkan lebih tua dibanding Republik Indonesia yang baru akan memasuki usia 100 tahun pada 2045 mendatang.

“Hari ini, Sabtu 31 Januari 2026, usia NU tepat 100 tahun. NU lebih tua dari Republik Indonesia yang baru akan berusia 100 tahun pada 2045, 19 tahun lagi,” kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Ia mengingatkan bahwa saat NU didirikan pada 1926, kondisi bangsa Indonesia masih sangat memprihatinkan. Rakyat hidup dalam kemiskinan, keterbatasan pendidikan, dan tekanan penjajahan. Namun para ulama dan kiai memiliki kesadaran tinggi terhadap nasib bangsa, rakyat, dan umat.

“Pada saat NU berdiri, kondisi rakyat kita miskin, tidak berpendidikan, dan serba kekurangan. Tapi para ulama dan kiai memiliki kesadaran yang tinggi akan bangsanya, akan rakyatnya, akan umatnya, kemudian mendirikan NU,” ujar Muzani.

Menurutnya, sejak awal NU telah menanamkan kesadaran untuk melawan penjajahan melalui pendidikan pesantren dan pengajaran agama. Semangat menegakkan keadilan dan mengusir penjajah terus tumbuh seiring perjalanan NU.

“Kontribusi NU terhadap Republik Indonesia sejak berdiri sampai sekarang begitu besar,” tegasnya.

Ia mencontohkan lahirnya organisasi-organisasi perjuangan NU seperti Ansor pada 1934 dan Banser pada 1936, bahkan sebelum Republik Indonesia berdiri. Organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya NU memperkuat basis perlawanan terhadap penjajah.

Ahmad Muzani juga menyinggung peran besar NU dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya saat peristiwa November 1945 di Surabaya.

“Ketika Belanda dan Inggris ingin kembali menguasai Indonesia pada November 1945, generasi muda NU, para santri, dan seluruh rakyat Surabaya bersatu melawan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fatwa jihad kala itu menjadi pemantik persatuan santri dan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan.

“Tanpa diminta, fatwa jihad keluar. Seluruh santri NU, laki-laki dan perempuan, di desa dan di kota, mengangkat bambu runcing untuk mempertahankan Republik Indonesia,” katanya.

Dalam perjalanan sejarah berikutnya, NU juga disebut berperan besar dalam menjaga ideologi negara saat Indonesia menghadapi ancaman komunisme. Banyak pesantren dan santri menjadi korban demi keselamatan bangsa.

Tak hanya dalam perjuangan politik dan ideologi, NU juga selalu hadir di tengah rakyat termasuk saat bencana melanda berbagai daerah di Indonesia.

“NU hadir menenangkan umatnya, menenangkan rakyatnya, bahwa bencana adalah ujian dari Allah, ujian kesabaran dan kekuatan,” ujar Muzani.

Ia menyebut doa-doa yang dipanjatkan melalui yasinan, tahlilan, zikir, dan selawat menjadi bagian dari ikhtiar NU menjaga ketenangan dan persatuan bangsa.

“Barangkali itulah yang menyebabkan kita masih kuat dan tetap bersatu sampai sekarang. Bangsa ini berutang kepada NU,” ucapnya.

Karena itu, Ahmad Muzani menegaskan negara membutuhkan NU yang kuat. Menurutnya, NU yang kuat akan melahirkan Indonesia yang kuat.

“Kalau NU kuat, Indonesia akan kuat. NU kuat apabila jamaahnya sehat, kenyang, bekerja, dan hidup layak. Indonesia akan kuat apabila rakyatnya sehat jasmani dan rohani, cerdas pikirannya, dan memiliki pekerjaan,” katanya.

Menutup sambutannya, Ketua MPR RI menekankan bahwa NU tidak mengejar pujian ataupun takut terhadap celaan.



Babel : Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Sidang I Tahun Sidang II Tahun 2026 serta Perubahan Susunan Anggota Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Babel, Senin (26/1/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, pejabat instansi vertikal, pejabat struktural Pemprov Babel, serta insan pers.

Dalam rapat tersebut, DPRD menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses yang telah dilaksanakan pada 16 hingga 18 Januari 2026. Reses merupakan sarana anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing yang selanjutnya dihimpun dalam pokok-pokok pikiran DPRD.

Penyampaian laporan hasil reses dilakukan oleh perwakilan anggota DPRD dari enam daerah pemilihan, yaitu Daerah Pemilihan Bangka Belitung I (Kota Pangkalpinang), Bangka Belitung II (Kabupaten Bangka Tengah), Bangka Belitung III (Kabupaten Bangka Selatan), Bangka Belitung IV (Kabupaten Belitung dan Belitung Timur), Bangka Belitung V (Kabupaten Bangka Barat), serta Bangka Belitung VI (Kabupaten Bangka).

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa hasil reses tersebut akan dihimpun dalam pokok-pokok pikiran DPRD untuk selanjutnya disampaikan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sebagai bahan perencanaan dan penyusunan program pembangunan daerah, baik dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 maupun perencanaan pembangunan Tahun Anggaran 2027.

Gubernur Hidayat Arsani menilai, hasil reses DPRD merupakan masukan yang sangat berharga bagi pemerintah daerah karena mencerminkan kondisi nyata yang di hadapi masyarakat. Aspirasi tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan dan penyusunan program pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Hasil reses yang disampaikan dalam rapat paripurna ini merupakan masukan yang sangat berharga bagi Pemerintah Daerah, karena mencerminkan kebutuhan, harapan, dan permasalahan riil yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah pemilihan,” ujar Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memandang kegiatan reses sebagai mekanisme strategis untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah yang berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memandang kegiatan reses sebagai mekanisme penting untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah yang berbasis kebutuhan nyata masyarakat,” katanya.

Selain penyampaian hasil reses, rapat paripurna juga membahas dan menyetujui perubahan susunan anggota Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral. Perubahan tersebut dibacakan oleh Sekretaris DPRD dan mendapat persetujuan seluruh anggota DPRD yang hadir dalam rapat paripurna.

Melalui rapat paripurna ini, diharapkan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus terjalin dengan baik dalam rangka menindaklanjuti aspirasi masyarakat serta mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut hasil reses, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menginventarisasi seluruh aspirasi yang disampaikan DPRD dan mengkajinya sesuai bidang urusan serta kewenangan pemerintah daerah. Hasil tersebut akan dibahas bersama perangkat daerah terkait untuk menentukan skala prioritas, sekaligus disesuaikan dengan arah kebijakan dan kemampuan keuangan daerah.

Aspirasi masyarakat yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan daerah ke depan. Melalui sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

 

*** 


Batam  - Penangkapan terhadap pelaku penyelundupan 48 unit handphone merek iPhone oleh Tim patroli KP. Kutilang-5005, pada hari Kamis 23/10/2025 sekitar pukul 04.00 Wib dini hari, menambah catatan buruk kinerja aparat terkait di pelabuhan domestik Sekupang.


Parahnya lagi, penyelundupan 48 unit handphone merek iPhone tersebut diduga dilakukan oleh salah seorang crew kapal penumpang inisial RAS (25) tahun. Inisial RAS diketahui menjabat sebagai Oiler di salah satu perusahaan kapal penumpang ternama, dengan tujuan pelayaran Batam-Dumai.


Informasi tersebut tidak dibantah oleh pihak perusahaan kapal penumpang tempat inisial RAS bekerja. Salah seorang pimpinan perusahaan kapal penumpang yang namanya tidak disebutkan mengatakan, bahwa perbuatan tersebut diluar tanggung jawab pihak perusahaan.


"Perbuatan yang bersangkutan diluar tanggungjawab perusahaan,  dan yang bersangktan sebelum diterima bekerja sudah menandatangani pernyataan untuk tidak membawa barang terlarang," jelas pimpinan kapal penumpang tersebut kepada wartawan, Jumat 24/10/2025.


Kronologis Penangkapan Terduga Pelaku Inisial RAS


Terduga pelaku inisial RAS berhasil diamankan Berdasarkan Laporan Informasi Nomor: R/LI-18/X/2025/POL-5005. Komandan KP. Kutilang-5005 memerintahkan sejumlah anggota untuk melakukan penyelidikan di Pelabuhan Sekupang. Aktivitas pengiriman barang ilegal ini dilakukan menggunakan speed boat sewaan menuju kapal ferry yang lego jangkar di perairan Sekupang.


Petugas menemukan inisial RAS membawa dua tas ransel dan satu tas belanja kecil. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 48 unit handphone merek iPhone. 


Selanjutnya petugas mengamankan terduga pelaku dan 48 unit handphone merek iPhone sebagai barang bukti. Berdasarkan informasi yang diterima media ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak Bea Cukai Batam. 


Terkait informasi penyerahan terduga pelaku dan barang bukti, pihak Bea Cukai Batam belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai keterangan. 


Pasalnya sejak pemberitaan terkait dugaan penyelundupan rokok dari pelabuhan domestik Sekupang beberapa waktu lalu, Kepala Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah diduga telah melakukan pemblokiran terhadap dua nomor kontak WhatsApp wartawan.


Sementara itu, Mujiono selaku Kepala Seksi Layanan Informasi (Kasi Humas) Bea Cukai Batam yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi wartawan sampai berita ini dipublikasikan.



(Red/Tim)





Karimun - Buntut dari laporan nelayan ke polres Karimun atas adanya penemuan yang diduga  Limbah B3 yang mencemari Lingkungan Hidup di laut teluk paku

Akhirnya polisi polres Karimun memanggil 4 orang Nelayan untuk sebagai saksi,  Dari laporan pencemaran Lingkungan Hidup di Karimun Sudah salah satu yang sempat diwawancarai oleh tim wartawan berinisial salim menjelaskan bahwa agenda kedatangan kami ke polres Karimun ini memenuhi panggilan dari kepolisian , kami diberikan surat panggilan hari sabtu lalu dan isinya kami diminta hadir di kantor polisi polres Karimun ini sebagai saksi terkait temuan Limbah yang sedang bergulir di Teluk paku.


Kami selaku warga negara yang taat hukum maka kami hadir dan kami diminta untuk memberikan keterangan sesuai dengan apa yang kami lihat dan dengar dan begitu juga rasakan , penyidik meminta kami untuk menjawab apa yang ditanya , dan semuanya sudah kami jawab , kami mohon kepada seluruh instansi di Kabupaten Karimun ini jangan sesekali mengintervensi pihak kepolisian terhadap permasalahan ini , biarkan lah polisi bekerja sesuai prosedur yang berlaku di Republik Indonesia yang kita cintai ini , untuk mengungkap fakta sebenarnya atas Limbah yang kami temukan di Teluk paku Pasir panjang ,Tanjung balai karimun ,kec , meral Barat,  persisnya letak lokasi limbah yang kami duga B3 itu di laut  ujung Pagar PT.Karimun Sumbawang shipyard  yang sebelah laut , 


Salim juga menegaskan bahwa permasalah ini sudah jelas paktanya bahwa di ujung pagar perusahaan tersebut banyak berserakan butiran atom hitam pekat , sehingga membuat pohon-pohon laut seperti Mangrove sudah mati beberapa pohon ,. Sekitar kurang lebih 4 hektar sudah mati seperti lapangan sepak bola sudah di lokasi sana, kami duga akibat adanya limbah itu , cuman kepastianya kita tunggu investigasi penyidikan dari  kepolisian , dan kami juga sudah mengirim surat ke berbagai instansi terkait dugaan pencemaran lingkungan Hidup ini , kalau dampaknya kepada kami nelayan sangat berpengaruh dikarenakan kami pekerjaan sehari-hari sebagai Nelayan , biasanya udang dan ikan banyak sekali di areal tercemar itu , sekarang sudah tidak ada , dulu sebelum adanya limbah tersebut kami jalan di daerah itu masih banyak batu-batu karang dan berlumpur sepinggang dewasa , sekarang jalan kita disitu sepatu saja sudah tidak  basah , kami menduga itu limbahnya sangat berbahaya sehingga membuat pinggiran laut itu menjadi keras ,. Dan kami menduga lagi itu yang dibuang limbah itu di lokasi kurang lebih 3 meter ada kedalamanya , kemarin sebenarnya sudah pernah juga kami sampaikan permasalah ini ke Dinas Lingkungan Hidup,  tetapi pimpinan lingkungan hidup menjelaskan kita tunggu dulu prosesnya entah sampai kapan kami menunggu , kepala dinas lingkungan Hidup enak saja bicara tunggu dulu dia enak duduk di sana sementara saya sulit sudah untuk mencari rezeki ke laut ,. 


Sekalian saya mau sampaikan aspirasi saya kepada bapak bupati karimun untuk mengganti kepala Dinas Lingkungan Hidup ,. Karena kami menduga bahwa Dinas Lingkungan Hidup telah lalai dalam menjalankan sumpah jabatan, kami menduga terkesan adanya  pembiaran bagi perusahaan  pelaku pengrusakan Lingkungan Hidup ,. Karna sampai saat ini belum ada tindak lanjut tindakan dari dinas lingkungan Hidup terhadap apa yang kami sampaikan , tutup salim.


Penulis ( Lg)


Karimun :   Nelayan Karimun kecewa atas kinerja  Dinas Lingkungan Hidup Karimun diduga tidak mampu menindak terhadap  Pelaku pembuangan limbah yang diduga B3 , juru bicara Nelayan Karimun Lewi Ginting meminta dengan tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk Dinas Lingkungan Hidup provinsi kepulauan Riau untuk segera ambil alih Permasalahan Limbah yang saat ini sedang jadi Permasalahan di kab Karimun,. Karena melihat kemampuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten,karimun kami menganggap tidak mampu untuk menindak pelaku pengurusan  Lingkungan Hidup,  dapat kita bayangkan bahwa Di Kabupaten lain di seluruh Indonesia para pengusaha pada peduli dengan lingkungan hidup untuk melestarikan laut dengan cara menanam pohon Mangrove untuk menjaga adanya  bencana ,nah  di Kabupaten Karimun pengusahanya malah melakukan hal yang berbeda yakni mengotori laut dengan cara membuang limbah yang tidak semestinya dibuang ke laut  ini malah dibuang ke laut sehingga membuat pohon Mangrove mati dan membuat ekosistem laut menjadi rusak ,. 

Juru bicara Nelayan  Lewi Ginting menegaskan lagi bahwa   Permasalahan pencemaran lingkungan hidup ini sedang ditangani pihak kepolisian,  kami semua mengucapkan terimakasih kepada bapak kapolres Karimun,  sudah memberikan pelayanan yang sesuai seperti yang kami inginkan , dan kami percaya bahwa kepolisian Resor Karimun akan mengungkap Permasalahan ini sesuai dengan  fakta dan undangan-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia,  

Karena akibat dari perbuatan perusahaan ini kami menduga jelas-jelas melanggar hukum kami juga sudah meminta untuk kehutanan provinsi kepulauan Riau untuk turun ke lokasi alamat teluk paku yang mana tujuan kami supaya dinas kehutanan bisa memastikan bahwa matinya pohon Mangrove di akibat kan limbah B3 copper slag  yang dibuang ke laut , hingga berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi dari dinas terkait.


Penulis (md)


Batam  -  Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa,  baru baru ini mengatakan, bahwa pihaknya di Kementerian Keuangan,  akan meningkatkan income atau pendapatan negara, tanpa harus menaikkan tarif atau pajak rakyat. 


Menurut Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya, peningkatan income bisa dilakukan dengan cara merapikan kinerja dari aparatur pajak dan Bea Cukai, dan memastikan aparatur pajak dan Bea Cukai bekerja secara profesional. 


"Saya akan merapikan pajak dan Bea Cukai supaya income saya meningkat tanpa menaikkan tarif. Jadi pajak anda tidak akan dinaikkan. Tapi aparatur pajak dan Bea Cukai kita pastikan bekerja secara profesional," ujarnya.


Kata Purbaya lagi, "Saya pikir mereka bisa. Mereka juga banyak orang pintar. Cuma kemarin salah arah saja, dan sekarang kita arahkan ke arah yang betul dengan cara seperti ini."


"Sudahlah yang loe yang lama lama tidak akan saya kejar. Sekarang kita sama-sama membangun negara. Tapi dengan keadaan sekarang kalau loe main main lagi gua sikat loe," kata Purbaya.


Pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa, adalah sebuah peringatan keras, terhadap oknum petugas pajak dan Bea Cukai, yang diduga sering menyalahgunakan kewenangannya.


Dalam hal ini Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa juga menekankan, supaya aparatur pajak dan Bea Cukai,  bekerja dengan benar sesuai tugas pokok dan fungsinya.


Diketahui tidak sedikit kerugian negara yang timbul dari kelalaian dan ketidakseriusan dari aparatur negara, dalam mengantisipasi kebocoran pendapatan negara terutama dibidang kepabeanan.


Seperti misalnya salah satu pemberitaan, yang baru baru ini menjadi tranding topik dibeberapa pemberitaan media media online lokal di Batam. 


Diberitakan peredaran dan penyelundupan rokok ilegal dan minuman beralkohol diduga masif terjadi di Batam. Dikatakan juga,  penyelundupan miras dan rokok ilegal ini berpotensi besar merugikan keuangan negara. 


Parahnya lagi dikatakan, penyelundupan Miras dan rokok ilegal ini justru diduga diselundupkan melalui pelabuhan resmi Domestik Sekupang. 


Dimana diketahui, di pelabuhan domestik Sekupang ada petugas  yang berjaga seperti petugas Bea Cukai Batam, petugas Syahbandar, petugas Polisi pelabuhan, serta petugas dari instansi terkait lainnya, yang mengawasi setiap aktivitas pelabuhan. 


Joko selaku Kepala Pos Syahbandar pelabuhan domestik Sekupang yang dikonfirmasi wartawan, tidak menampik adanya dugaan penyelundupan barang barang ilegal tersebut. 


Namun ia mengatakan pihaknya tidak bisa berkomentar banyak,  karena kewenangan tersebut ada pihak Bea Cukai Batam. "Abang tanya Bea Cukai kenapa bisa lewat di terminal domestik," jawab Joko.


Katanya lagi, "Tupoksi kita yang utama masalah keselamatan kapal dan keamanan penumpang. Kalau kita urusi apa yang dibawa penumpang nanti tumpang tindih sama Bea Cukai."


"Ya kita jalankan tupoksi masing masing, akan tetapi dengan kejadian tersebut saya pantau adanya barang barang ilegal. Siapa pelaku di belakang itu. Pasti ada oknum yang membawa barang lewat terminal," pungkasnya.



Berbeda dengan Kepala BC Batam, Zaky Firmansyah, saat dikonfirmasi wartawan Sabtu 11/10/2025, bukannya mendapat klarifikasi atau tanggapan, Kepala BC Batam Zaky Firmansyah justru diduga melakukan pemblokiran terhadap kontak wartawan.(red)


Editor: LS/Tim


Tanjung Uban – Rasa rindu, kasih sayang, dan perhatian sejati terkadang tidak mengenal jarak. Pada tanggal 10 Oktober 2025, Ratu Wangsa, meski berada jauh di Tasmania, Australia, hadir secara simbolis untuk memberikan kejutan istimewa bagi sang adik tercinta, Rani Kumala, yang juga menjabat sebagai Ketua MPC PP.


Menyadari lokasi Tanjung Uban yang terpencil dan sulit dijangkau, Ratu Wangsa mengupayakan segala cara agar momen ini dapat terwujud dengan sempurna. Marketplace untuk lokasi Tanjung Uban tidak ada tercatat di Facebook, dan sebagian besar toko di Tanjung Pinang membatasi pengiriman maksimal 15 km. Namun, pemilik Raja Floris, Pk Raja, bersama sang istri, menunjukkan dedikasi dan ketulusan luar biasa untuk membantu menghadirkan bunga segar dan kue ulang tahun ke lokasi. Walau itu bukan lingkup jasa mereka, mereka tetap berusaha sekuat tenaga demi momen istimewa ini.


Melihat upaya yang begitu besar untuk menjangkau lokasi yang jauh dan sulit, Ratu Wangsa merasa bangga bahwa masih ada orang-orang baik dengan hati tulus seperti ini. Ia berharap kebaikan dan dedikasi mereka akan membawa kesuksesan berkelanjutan bagi bisnis mereka, dengan pelanggan yang setia dan langganan yang terus meningkat.


Untuk sang adik tercinta, Ratu Wangsa mengirimkan ucapan ulang tahun yang tulus dan menyentuh:


> “Rani Kumala, selamat ulang tahun! Semoga setiap langkahmu selalu dipenuhi cahaya, kebahagiaan, dan keberhasilan. Jadilah pribadi yang selalu memancarkan senyum, kebaikan, dan inspirasi bagi semua orang di sekitarmu. Semoga hidupmu penuh dengan cinta sejati, kesuksesan yang tulus, dan kebahagiaan yang tak tergantikan.”




Ucapan ini bukan sekadar kata, tapi doa tulus dan harapan dari hati Ratu Wangsa, agar adiknya selalu bahagia dan sukses dalam setiap aspek hidupnya.



Tentang Raja Floris


Bagi siapa pun yang berada di Tanjung Uban dan sekitarnya yang ingin memesan bunga atau papan bunga untuk momen spesial:

Raja Floris Tanjung Uban, Bintan

📞 TLP / WA: 0813 7260 4972

Menerima pesanan papan bunga untuk pernikahan, duka cita, bucket, dan lain-lain. Pelayanan tulus dan profesional, siap membantu mewujudkan momen-momen berkesan.



Tentang Ratu Wangsa


Ratu Wangsa adalah seorang Dokter Spesialis Neuromuskular dan Psikolog Internasional, warganegara Australia, pendiri Wangsa Holdings, dan pewaris darah Bangsawan Melayu Melaka dengan akar Arab-Eropa. Sosoknya dikenal sebagai pemimpin yang menggabungkan ilmu, kebangsawanan, dan kasih sayang, selalu hadir untuk menginspirasi, mendukung, dan menyentuh hati banyak orang, meski berada jauh dari 


Rani kumala ketua mpc Pemuda pancasila Bintan saat di hubungi awak media (12/10/2025)


Terimkasih atas perhatian dari ratu wangsa jauh di Australia masih mau mengingat hari lahir  saya , tentu sosok ratu wangsa yang peduli dengan masyarakat kepri sangat di nanti kedangan nya kembali.


Red